Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dibiayai dari Dana Hasil Pinjam Online
Di
satu sisi, banyaknya aplikasi atau fasilitas pinjam online uang tunai seperti Kredivo saat ini bisa jadi solusi bagi mereka
yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Tapi di sisi lain, saking
mudahnya pinjam online uang tunai, banyak juga orang yang asal pinjam demi
memenuhi kebutuhan ini itu tanpa pertimbangan finansial yang matang. Terutama
soal kemampuan dalam membayar cicilan pinjamannya.
Alih-alih
meringankan beban, pinjam online uang ke fintech malah bisa membawa masalah
kalau nggak dimanfaatkan dengan bijak. Supaya kondisi keuangan tetap aman meski
punya tanggungan pinjaman di fintech, sebaiknya, jangan menggunakan uang
pinjaman tersebut untuk hal-hal berikut ini.
Ganti
gadget baru hanya demi gengsi dan status sosial
Fungsi
gadget seperti smartphone pada dasarnya adalah untuk memudahkan komunikasi dan
berbagai urusan hidup. Tapi seiring dengan perkembangan teknologi gadget yang
cukup pesat, bagi sebagian orang, punya gadget terbaru wajib hukumnya demi
mendukung gengsi dan menaikkan status sosial. Nggak masalah kalau kemampuan
finansialnya memadai. Yang jadi masalah adalah kalau untuk memenuhi gengsi dan
status sosial tersebut, seseorang sampai harus berutang apalagi lewat fintech.
Biaya
kebutuhan hidup sehari-hari
Membiayai
kebutuhan hidup sehari-hari dari dana pinjaman online hanya akan membawa
masalah di kemudian hari. Sebab, kebutuhan hidup sehari-hari yang primer
seperti uang transport, sewa tempat tinggal, biaya listrik, biaya makan, dan
belanja bulanan, sifatnya berkelanjutan. Jadi, sumber dananya harus berasal
dari penghasilan pribadi atau yang produktif, bukan dari utang.
Tapi,
kadang-kadang, ada kondisi di mana gaji bulanan sudah telanjur habis di tengah
bulan karena banyaknya kebutuhan mendesak yang datang. Mau nggak mau, untuk
bisa sampai ke gajian berikutnya, sebagian orang dalam kondisi ini harus
bertahan hidup dengan cara berutang. Sekali dua kali, mungkin nggak masalah,
selama utang tersebut bisa langsung ditutup atau dilunasi dengan menggunakan
uang gaji di bulan berikutnya. Tapi, sebaiknya waspada, jangan sampai keterusan
apalagi ketagihan, ya.
Bayar
utang atau cicilan lainnya
Pinjam
online uang tunai untuk bayar utang atau cicilan di tempat lain adalah hal yang
sangat nggak disarankan untuk dilakukan. Selain bisa bikin berantakan kondisi
keuanganmu nantinya, gali lubang tutup lubang juga jadi tanda bahwa kondisi
keuanganmu sudah nggak sehat dan perlu diperbaiki. Bisa jadi, saat ini, utang
yang kamu miliki sudah lebih dari 30% total penghasilanmu. Solusinya bukan
dengan menambah utang lainnya, tetapi berhemat secara ketat sampai cicilan lain
lunas atau mencari sumber penghasilan tambahan lewat pekerjaan atau usaha
sampingan.
Biaya
pernikahan atau dp kredit rumah
Persamaan
dari pernikahan dan ambil kredit rumah adalah sama-sama membutuhkan biaya yang
besar. Selain itu, keduanya juga menjadi gerbang masuk seseorang menuju
kehidupan yang baru dan lebih kompleks. Idealnya, biaya pernikahan ataupun dp
kredit rumah, perlu bersumber dari dana tabungan yang sudah direncanakan dan
dipersiapkan jauh-jauh hari.
Sebab,
setelah pernikahan, akan banyak kebutuhan bersama pasangan yang harus dipenuhi.
Kalau ditambah dengan utang untuk biaya pernikahan, maka beban keuangan setelah
menikah akan menjadi dua kali lipat dan nggak jarang jadi masalah besar bagi
pasangan baru. Begitu juga dengan kredit rumah, setelah bayar dp, masih ada
cicilan per bulan yang harus dibayarkan secara rutin selama puluhan tahun
sampai rumah tersebut lunas. Kalau uang mukanya bersumber dari utang pinjaman
online, maka beban utang yang harus dibayar di bulan berikutnya akan bertambah
jadi dua kali lipat.
Butuh
dana darurat untuk kebutuhan mendesak seperti rumah sakit atau biaya
pendidikan? Kredivo bisa jadi solusinya.
Untuk
kebutuhan darurat seperti biaya rumah sakit atau biaya pendidikan yang butuh dana
cepat, kamu bisa mengandalkan Kredivo sebagai fintech pinjam online uang tunai.
Proses pencairan dana pinjaman hanya butuh waktu beberapa menit saja atau
maksimal 1 hari kerja apabila kamu sudah punya akun Kredivo.
Kalau
belum punya akun Kredivo, kamu bisa daftar sekarang juga. Namun, pastikan kamu
sudah memenuhi tiga persyaratan berikut ini:
- WNI
berusia minimum 18 tahun ke atas.
- Sudah
bekerja & punya penghasilan tetap, minimal Rp 3 juta per bulannya.
- Berdomisili
di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang,
Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.
Selanjutnya,
download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, kemudian daftar
sesuai dengan tahapan yang ada di aplikasi. Kalau mau yang proses approvalnya
lebih cepat dan tanpa slip gaji, kamu bisa pilih untuk daftar sebagai pengguna
Cicilan Express atau akun Premium Express. Kamu hanya perlu menghubungkan akun
internet banking sebagai bukti penghasilan dan satu akun e-commerce dengan
riwayat transaksi sebagai bukti alamat atau tempat tinggal.
Untuk
proses approval, kamu hanya perlu tunggu dalam waktu kurang 1 x 24 jam setelah
submit pendaftaran. Apabila pendaftaran disetujui, kamu akan mendapat sejumlah
limit kredit langsung di akun Kredivo yang bisa digunakan untuk belanja cicilan
ataupun diubah menjadi pinjaman tunai. Maksimal limit kredit dari Kredivo bisa
mencapai hingga Rp 30 juta.
Untuk
belanja cicilan, ada 200 lebih merchant online yang saat ini sudah bermitra
dengan Kredivo, mulai dari Shopee, Lazada, JD.id, Tokopedia, Bukalapak, dan
masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa belanja cicilan barang apa saja
dengan minimum pembelanjaan sebesar Rp 1 juta, tanpa uang muka, pilihan tenor
3/6/12 bulan, dan suku bunga 2,95% per bulannya dengan menggunakan Kredivo.
Kalau jumlah belanjanya di bawah Rp 1 juta, maka kamu bisa manfaatkan opsi
kredit “Bayar dalam 30 Hari” dengan Kredivo tanpa dikenakan bunga sama sekali
atau 0%.
Sementara
itu, kalau butuh pinjaman tunai, kamu tinggal ajukan lewat fitur yang tersedia
di aplikasi Kredivo: Pinjaman Mini atau Pinjaman Jumbo. Pengajuan pinjaman
minimal untuk pinjaman mini adalah sebesar Rp 500 ribu dan pengembaliannya
maksimal 30 hari sejak tanggal pinjaman. Sedangkan pengajuan pinjaman minimal
untuk pinjaman jumbo adalah sebesar Rp 1 juta dengan piihan tenor pengembalian
3 bulan atau 6 bulan. Suku bunganya sendiri sama dengan cicilan barang, hanya
2,95% per bulan. Tinggal pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialmu.


36 comments
Terima kasih ya mba atas pengingatnya 😊... Semoga tidak terjebak dalam sesuatu yang kita tak mampu mengembalikannya aamiin ☺
ReplyDeleteaamiin iya mba sama2 ^^
DeleteAku masih blom berani minjem minjem sih. Takut kelilit.
ReplyDeletekalo masih bisa mengusahakan untuk beli sesuatu dengan tanpa minjem2 itu lebih baik mba ^^
DeletePaling riskan sih kalau punya pinjaman sih, semoga tidak terjebak dalam hal yang tak mampu kita penuhi
ReplyDeleteSemoga dengan semakin banyak bermunculan pinjaman online begini kita jadi semakin aware ya mba ^^
DeletePunya hitung memang tidak tenang. Karenanya manajemen keungunan yang harus diperbaiki agar bisa tetap tercukupi dari gaji yang didapat.
ReplyDeleteIyess setuju, sekarang pinter itu bukan hanya di sekolahan tapi dalam kehidupan sehari2 harus lebih pinter, apalagi soal ngurus uang. ^^
Deletehmmm..sudah mencoba mengurangi hutang mbak, belajar memanfaatkan pendapatan yang ada...hiks, gak tenang hidupnya punya hutang. sekarang sedang belajar di manajemen keuangan dan mengurangi hidup yang konsumtif
ReplyDeleteIya mba, kalo kita masih bisa mengusahakan, lebih baik untuk tidak pinjam meminjam ya ^^
DeleteMakasiy udh ngingetin mba.. :)
ReplyDeleteIya mba dyah, sama2 ^^
DeleteMenarik sekali, Mbak. Kadang kita memaksakan diri hanya demi gengsi. lama-lama bikin kita nyesek sendiri. Kebutuhan mah sederhana, gaya hidup yang bikin semua jadi mewah...
ReplyDeleteNapsu ya napsuu... kayak rumus fisika gitu, semakin besar gaya semakin besar tekanan, hihi ^^
DeleteOrg yang terjerat hutang online, serem bgt. Pengalaman teman yang selalu dikejar-kejar kl terlambat bayar cicilan.
ReplyDeleteSaya juga pernah baca ada beberapa yang share pengalamannya yang pernah mengajukan pinjaman online
DeleteWah bunganya enggak terlalu menyiksa nasabahnya, ya mbak. Harusnya cukup membantu dengan sistem bunga yg lebih ringan ini.
ReplyDeleteTapi sekarang kami lagi menghindari kredit, dan fokus pada menagemnet keuangan.
Iyups.. semoga kemudahan jaman sekarang gak bikin kita males mengupgrade kemampuan diri, apalagi soal keuangan ya ^^
DeleteSaya juga kaget Mbak, sekarang banyak banget penawaran pinjaman online yang masuk melalui pesan sms ke hp kita. Sebaiknya pinjaman seperti ini kita hindari, selain kita akan diwajibkan membayar jauh lebih besar dengan pinjaman awal, juga membangun kebiasaan tidak baik pada diri. Jauh lebih baik jika kita menabung sedikit demi sedikit untuk memenuhi keinginan😊
ReplyDeleteSaya juga sering dapet sms tawaran pinjaman online mba, tapi kalo masih bisa mengusahakan pakai uang sendiri, itu lebih baik ya mba ^^
DeleteNah, saya sendiri sebenarnya gak berani berhubungan sama jenis pinjol apapun itu mba, maybe lebih milih jual barang yg bisa dijual, soalnya kalau di pikir-pikir ini ngeRIBAnget. Jadi sebaik mungkin dihindari mba hehe
ReplyDeletekalo masih bisa mengusahakan pakai uang sendiri, itu lebih baik ya mba ^^
DeleteSaya baru tahu ada pinjaman online. Zaman sekarang apa-apa serba online ya Mbak, memudahkan sih tapi harus hati-hati juga. Apalagi yang berhubungan dengan pinjam-meminjam
ReplyDeleteSemoga dengan semakin banyak bermunculan pinjaman online begini kita jadi semakin aware kalo kemampuan mengatur keuangan dan mengurangi kebiasaan hidup konsumtif itu sangat penting ya mba ^^
DeleteSaya sering banget dapat sms/tawaran pinjaman online. Tapi alhamdulillah selama ini paling takut sama yg namanya utang. Semoga Allah lindungi & mampukan kita ya mbak..
ReplyDeleteAamiin, semoga Allah cukupkan, dan mampukan kita, dan semoga tetap berharap dan meminta hanya pada Dia saja.
DeleteSemua point diatas bener banget apalagi no 1 jangan karna gengsi malah jd pinjem. Naudzubillah. Makasi bun sharingnya
ReplyDeleteSemoga kita terhindar sejauh-jauhnya dari sifat ini ya ^^
DeleteSemakin mudah saja ya pinjam meminjam di zaman now. Tapi kalau kemudahan itu tidak diimbangi dengan pengendalian diri, bisa berabe. Gaya hidup berlebiha mah bisa jadi bumerang.
ReplyDeleteWah, domisili saya termasuk jangkauan Kredivo, nih. Pinjem gak, ya? Hehe
bener banget mba, kalau kemudahan tidak diimbangi dengan pengendalian diri, kacau balau dah
DeleteAlhamdulillah saya ga pernah pinjam online mbak🙊
ReplyDeleteAlhamdulillah mba, semoga selalu begitu ^^
DeletePinjaman yang dipermudah terkadang melalaikan dan membuat kita dimudahkan, padahal berat konsekuensinya ke depan
ReplyDeleteJadi pelajaran sekaligus pengingat buat kita ya Bunda ^^
DeleteWaduh, semakin ngeri aja ya ada pinjaman online segala. Semoga kita semua jangan gampang berutang ya mbak. Berat perhitungannya kelak.
ReplyDeleteAamiin, semoga semakin sadar, semakin berbenah.
DeleteTerima kasih sudah berkunjung ^^,
meninggalkan jejak yang baik akan membuat yang ditinggalkan menjadi lebih baik