Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dibiayai dari Dana Hasil Pinjam Online

by - March 12, 2019



Di satu sisi, banyaknya aplikasi atau fasilitas pinjam online uang tunai seperti Kredivo saat ini bisa jadi solusi bagi mereka yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Tapi di sisi lain, saking mudahnya pinjam online uang tunai, banyak juga orang yang asal pinjam demi memenuhi kebutuhan ini itu tanpa pertimbangan finansial yang matang. Terutama soal kemampuan dalam membayar cicilan pinjamannya.

Alih-alih meringankan beban, pinjam online uang ke fintech malah bisa membawa masalah kalau nggak dimanfaatkan dengan bijak. Supaya kondisi keuangan tetap aman meski punya tanggungan pinjaman di fintech, sebaiknya, jangan menggunakan uang pinjaman tersebut untuk hal-hal berikut ini.

Ganti gadget baru hanya demi gengsi dan status sosial

Fungsi gadget seperti smartphone pada dasarnya adalah untuk memudahkan komunikasi dan berbagai urusan hidup. Tapi seiring dengan perkembangan teknologi gadget yang cukup pesat, bagi sebagian orang, punya gadget terbaru wajib hukumnya demi mendukung gengsi dan menaikkan status sosial. Nggak masalah kalau kemampuan finansialnya memadai. Yang jadi masalah adalah kalau untuk memenuhi gengsi dan status sosial tersebut, seseorang sampai harus berutang apalagi lewat fintech.

Biaya kebutuhan hidup sehari-hari

Membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dari dana pinjaman online hanya akan membawa masalah di kemudian hari. Sebab, kebutuhan hidup sehari-hari yang primer seperti uang transport, sewa tempat tinggal, biaya listrik, biaya makan, dan belanja bulanan, sifatnya berkelanjutan. Jadi, sumber dananya harus berasal dari penghasilan pribadi atau yang produktif, bukan dari utang.

Tapi, kadang-kadang, ada kondisi di mana gaji bulanan sudah telanjur habis di tengah bulan karena banyaknya kebutuhan mendesak yang datang. Mau nggak mau, untuk bisa sampai ke gajian berikutnya, sebagian orang dalam kondisi ini harus bertahan hidup dengan cara berutang. Sekali dua kali, mungkin nggak masalah, selama utang tersebut bisa langsung ditutup atau dilunasi dengan menggunakan uang gaji di bulan berikutnya. Tapi, sebaiknya waspada, jangan sampai keterusan apalagi ketagihan, ya.

Bayar utang atau cicilan lainnya

Pinjam online uang tunai untuk bayar utang atau cicilan di tempat lain adalah hal yang sangat nggak disarankan untuk dilakukan. Selain bisa bikin berantakan kondisi keuanganmu nantinya, gali lubang tutup lubang juga jadi tanda bahwa kondisi keuanganmu sudah nggak sehat dan perlu diperbaiki. Bisa jadi, saat ini, utang yang kamu miliki sudah lebih dari 30% total penghasilanmu. Solusinya bukan dengan menambah utang lainnya, tetapi berhemat secara ketat sampai cicilan lain lunas atau mencari sumber penghasilan tambahan lewat pekerjaan atau usaha sampingan.
Biaya pernikahan atau dp kredit rumah

Persamaan dari pernikahan dan ambil kredit rumah adalah sama-sama membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, keduanya juga menjadi gerbang masuk seseorang menuju kehidupan yang baru dan lebih kompleks. Idealnya, biaya pernikahan ataupun dp kredit rumah, perlu bersumber dari dana tabungan yang sudah direncanakan dan dipersiapkan jauh-jauh hari.

Sebab, setelah pernikahan, akan banyak kebutuhan bersama pasangan yang harus dipenuhi. Kalau ditambah dengan utang untuk biaya pernikahan, maka beban keuangan setelah menikah akan menjadi dua kali lipat dan nggak jarang jadi masalah besar bagi pasangan baru. Begitu juga dengan kredit rumah, setelah bayar dp, masih ada cicilan per bulan yang harus dibayarkan secara rutin selama puluhan tahun sampai rumah tersebut lunas. Kalau uang mukanya bersumber dari utang pinjaman online, maka beban utang yang harus dibayar di bulan berikutnya akan bertambah jadi dua kali lipat.

Butuh dana darurat untuk kebutuhan mendesak seperti rumah sakit atau biaya pendidikan? Kredivo bisa jadi solusinya.

Untuk kebutuhan darurat seperti biaya rumah sakit atau biaya pendidikan yang butuh dana cepat, kamu bisa mengandalkan Kredivo sebagai fintech pinjam online uang tunai. Proses pencairan dana pinjaman hanya butuh waktu beberapa menit saja atau maksimal 1 hari kerja apabila kamu sudah punya akun Kredivo.

Kalau belum punya akun Kredivo, kamu bisa daftar sekarang juga. Namun, pastikan kamu sudah memenuhi tiga persyaratan berikut ini:

  1. WNI berusia minimum 18 tahun ke atas.
  2. Sudah bekerja & punya penghasilan tetap, minimal Rp 3 juta per bulannya.
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Selanjutnya, download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, kemudian daftar sesuai dengan tahapan yang ada di aplikasi. Kalau mau yang proses approvalnya lebih cepat dan tanpa slip gaji, kamu bisa pilih untuk daftar sebagai pengguna Cicilan Express atau akun Premium Express. Kamu hanya perlu menghubungkan akun internet banking sebagai bukti penghasilan dan satu akun e-commerce dengan riwayat transaksi sebagai bukti alamat atau tempat tinggal.

Untuk proses approval, kamu hanya perlu tunggu dalam waktu kurang 1 x 24 jam setelah submit pendaftaran. Apabila pendaftaran disetujui, kamu akan mendapat sejumlah limit kredit langsung di akun Kredivo yang bisa digunakan untuk belanja cicilan ataupun diubah menjadi pinjaman tunai. Maksimal limit kredit dari Kredivo bisa mencapai hingga Rp 30 juta.

Untuk belanja cicilan, ada 200 lebih merchant online yang saat ini sudah bermitra dengan Kredivo, mulai dari Shopee, Lazada, JD.id, Tokopedia, Bukalapak, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa belanja cicilan barang apa saja dengan minimum pembelanjaan sebesar Rp 1 juta, tanpa uang muka, pilihan tenor 3/6/12 bulan, dan suku bunga 2,95% per bulannya dengan menggunakan Kredivo. Kalau jumlah belanjanya di bawah Rp 1 juta, maka kamu bisa manfaatkan opsi kredit “Bayar dalam 30 Hari” dengan Kredivo tanpa dikenakan bunga sama sekali atau 0%.

Sementara itu, kalau butuh pinjaman tunai, kamu tinggal ajukan lewat fitur yang tersedia di aplikasi Kredivo: Pinjaman Mini atau Pinjaman Jumbo. Pengajuan pinjaman minimal untuk pinjaman mini adalah sebesar Rp 500 ribu dan pengembaliannya maksimal 30 hari sejak tanggal pinjaman. Sedangkan pengajuan pinjaman minimal untuk pinjaman jumbo adalah sebesar Rp 1 juta dengan piihan tenor pengembalian 3 bulan atau 6 bulan. Suku bunganya sendiri sama dengan cicilan barang, hanya 2,95% per bulan. Tinggal pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialmu.





You May Also Like

36 comments

  1. Terima kasih ya mba atas pengingatnya 😊... Semoga tidak terjebak dalam sesuatu yang kita tak mampu mengembalikannya aamiin ☺

    ReplyDelete
  2. Aku masih blom berani minjem minjem sih. Takut kelilit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo masih bisa mengusahakan untuk beli sesuatu dengan tanpa minjem2 itu lebih baik mba ^^

      Delete
  3. Paling riskan sih kalau punya pinjaman sih, semoga tidak terjebak dalam hal yang tak mampu kita penuhi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dengan semakin banyak bermunculan pinjaman online begini kita jadi semakin aware ya mba ^^

      Delete
  4. Punya hitung memang tidak tenang. Karenanya manajemen keungunan yang harus diperbaiki agar bisa tetap tercukupi dari gaji yang didapat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyess setuju, sekarang pinter itu bukan hanya di sekolahan tapi dalam kehidupan sehari2 harus lebih pinter, apalagi soal ngurus uang. ^^

      Delete
  5. hmmm..sudah mencoba mengurangi hutang mbak, belajar memanfaatkan pendapatan yang ada...hiks, gak tenang hidupnya punya hutang. sekarang sedang belajar di manajemen keuangan dan mengurangi hidup yang konsumtif

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kalo kita masih bisa mengusahakan, lebih baik untuk tidak pinjam meminjam ya ^^

      Delete
  6. Makasiy udh ngingetin mba.. :)

    ReplyDelete
  7. Menarik sekali, Mbak. Kadang kita memaksakan diri hanya demi gengsi. lama-lama bikin kita nyesek sendiri. Kebutuhan mah sederhana, gaya hidup yang bikin semua jadi mewah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Napsu ya napsuu... kayak rumus fisika gitu, semakin besar gaya semakin besar tekanan, hihi ^^

      Delete
  8. Org yang terjerat hutang online, serem bgt. Pengalaman teman yang selalu dikejar-kejar kl terlambat bayar cicilan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga pernah baca ada beberapa yang share pengalamannya yang pernah mengajukan pinjaman online

      Delete
  9. Wah bunganya enggak terlalu menyiksa nasabahnya, ya mbak. Harusnya cukup membantu dengan sistem bunga yg lebih ringan ini.
    Tapi sekarang kami lagi menghindari kredit, dan fokus pada menagemnet keuangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyups.. semoga kemudahan jaman sekarang gak bikin kita males mengupgrade kemampuan diri, apalagi soal keuangan ya ^^

      Delete
  10. Saya juga kaget Mbak, sekarang banyak banget penawaran pinjaman online yang masuk melalui pesan sms ke hp kita. Sebaiknya pinjaman seperti ini kita hindari, selain kita akan diwajibkan membayar jauh lebih besar dengan pinjaman awal, juga membangun kebiasaan tidak baik pada diri. Jauh lebih baik jika kita menabung sedikit demi sedikit untuk memenuhi keinginan😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga sering dapet sms tawaran pinjaman online mba, tapi kalo masih bisa mengusahakan pakai uang sendiri, itu lebih baik ya mba ^^

      Delete
  11. Nah, saya sendiri sebenarnya gak berani berhubungan sama jenis pinjol apapun itu mba, maybe lebih milih jual barang yg bisa dijual, soalnya kalau di pikir-pikir ini ngeRIBAnget. Jadi sebaik mungkin dihindari mba hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo masih bisa mengusahakan pakai uang sendiri, itu lebih baik ya mba ^^

      Delete
  12. Saya baru tahu ada pinjaman online. Zaman sekarang apa-apa serba online ya Mbak, memudahkan sih tapi harus hati-hati juga. Apalagi yang berhubungan dengan pinjam-meminjam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dengan semakin banyak bermunculan pinjaman online begini kita jadi semakin aware kalo kemampuan mengatur keuangan dan mengurangi kebiasaan hidup konsumtif itu sangat penting ya mba ^^

      Delete
  13. Saya sering banget dapat sms/tawaran pinjaman online. Tapi alhamdulillah selama ini paling takut sama yg namanya utang. Semoga Allah lindungi & mampukan kita ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga Allah cukupkan, dan mampukan kita, dan semoga tetap berharap dan meminta hanya pada Dia saja.

      Delete
  14. Semua point diatas bener banget apalagi no 1 jangan karna gengsi malah jd pinjem. Naudzubillah. Makasi bun sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita terhindar sejauh-jauhnya dari sifat ini ya ^^

      Delete
  15. Semakin mudah saja ya pinjam meminjam di zaman now. Tapi kalau kemudahan itu tidak diimbangi dengan pengendalian diri, bisa berabe. Gaya hidup berlebiha mah bisa jadi bumerang.

    Wah, domisili saya termasuk jangkauan Kredivo, nih. Pinjem gak, ya? Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mba, kalau kemudahan tidak diimbangi dengan pengendalian diri, kacau balau dah

      Delete
  16. Alhamdulillah saya ga pernah pinjam online mbak🙊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mba, semoga selalu begitu ^^

      Delete
  17. Pinjaman yang dipermudah terkadang melalaikan dan membuat kita dimudahkan, padahal berat konsekuensinya ke depan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi pelajaran sekaligus pengingat buat kita ya Bunda ^^

      Delete
  18. Waduh, semakin ngeri aja ya ada pinjaman online segala. Semoga kita semua jangan gampang berutang ya mbak. Berat perhitungannya kelak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga semakin sadar, semakin berbenah.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ^^,
meninggalkan jejak yang baik akan membuat yang ditinggalkan menjadi lebih baik