Dunia Emjeaje

Hasil gambar untuk tanah gersang

Dalam hubungan-hubungan yang kita jalin di kehidupan, setiap orang adalah guru bagi kita. Ya, setiap orang. Siapapun mereka. Yang baik, juga yang jahat. Betapa pun yang mereka berikan pada kita selama ini hanyalah luka, rasa sakit, kepedihan, dan aniaya, mereka tetaplah guru-guru kita. Bukan karena mereka orang-orang yang bijaksana. Melainkan karena kitalah yang sedang belajar untuk menjadi bijaksana.

Mereka mungkin tanah gersang. Dan kitalah murid yang belajar untuk menjadi bijaksana. Kita belajar untuk menjadi embun pada paginya, awan teduh bagi siangnya, dan rembulan yang menghias malamnya.

Tetapi barangkali, kita justru adalah tanah yang paling gersang. Lebih gersang dari sawah yang kerontang. Lebih cengkar dari lahan kering di kemarau yang panjang. Lebih tandus dari padang rumput yang terbakar dan hangus. Maka bagi kita sang tanah gersang, selalu ada kesempatan menjadi murid yang bijaksana.

Seperti matahari yang tak hendak dekat-dekat bumi karena khawatir nyalanya bisa memusnahkan kehidupan. Seperti gunung api yang lahar panasnya kelak menjelma lahan subur, sejuk menghijau berwujud hutan.

Dan seperti batu cadas yang memberi kesempatan lumut untuk tumbuh di permukaannya. Dia izinkan sang lumut menghancurkan tubuhnya, melembutkan kekerasannya. Demi terciptanya butir-butir tanah. Demi tersedianya unsur hara agar pepohonan berbuah.


(Salim A Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah, hal. 81-82)
December 20, 2018 2 comments
Boy Rising Up His Hand Wearing Black Cape

Kepercayaan diri  dan rasa menghargai diri sendiri akan menjadi pondasi bagi masa depan anak-anak kita. mengajarkan anak-anak agar bisa percaya diri menjadi tanggung jawab besar bagi orang tua. Sikap percaya diri juga sangat penting saat anak mulai melakukan hal baru tanpa bantuan orang lain. Tentu ini akan membuat anak menjadi mampu meningkatkan potensi dirinya, tanpa tergantung kepada orang lain.

Penulis The Positive Dicipline Series, Jane Nelson, mengatakan bahwa penghargaan terhadap diri sendiri berawal dari rasa memiliki, meyakini bahwa diri sendiri mampu, dan mengetahui kontribusi kita dinilai serta dihargai.

Lalu bagaimana cara agar orang tua dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak? Simak 7 strategi sederhana berikut ini.

1. Beri Pilihan dan Tanggung Jawab
Sejak usia tiga tahun, anak sudah bisa diajak bekerja sama. Beri dia tanggung jawab melakukan pekerjaan rumah tangga sederhana sesuai dengan tingkat usianya. Kalau ibu sedang menyapu, anak bisa diberi kain lap kecil untuk dia membantu melap meja. Biarkan anak memilih, karena memilih adalah salah satu proses anak belajar mengambil keputusan. Berikan kesempatan anak untuk memilih bagian mana yang harus dia lap duluan.

Hasil gambar untuk ANAK NGELAP KACA

2. Empati Pada Anak
Sejak usia 0 sampai 8 tahun yang paling berkembang dari seorang anak adalah perasaan. Bangun kepercayaan diri anak dengan mendengarkan apa yang anak rasakan. 

3. Beri Pujian
Puji usahanya untuk mencapai sesuatu, bukan hasilnya. Itu akan membuat anak melihat  hambatan sebagai tantangan yang bisa diatasi. Misalnya anak berhasil memakai bajunya sendiri, pujilah dengan melihat usahanya. "Wah, alhamdulillah kakak sudah berusaha pakai baju sendiri ya. Besok-besok pasti kakak mau berusaha untuk bisa buka baju sendiri." Atau ketika anak sedang mewarnai, "Pilihan warna yang kakak pilih bagus, bunganya jadi warna warni, indah sekali."

4. Berikan Perhatian
Jangan beri perhatian pada anak sambil lalu. Beri perhatian yang tak terbagi agar ia menganggap dirinya penting dan berharga. Bagi orang tua yang sudah punya anak lebih dari satu, biasanya akan terpecah konsentrasi perhatiannya. Tapi cobalah untuk tetap fokus memberikan perhatian pada anak ketika berhadapan dengannya. Misalnya dengan membungkukkan badan sejajar dengan anak saat membetulkan kancing bajunya. Atau menatap wajahnya dan menyauti saat dia bercerita.

Hasil gambar untuk anak pemalu

5. Jangan sebut si Kecil 'Pemalu'
Tanpa sadar orang tua sering menyebut perilaku anak sesuai dengan perspektifnya pas didepan anak. Orang tua menganggap anaknya pemalu, lalu sering orang tua menyebut anaknya pemalu didepan orang lain. Melabeli anak dengan sebutan pemalu akan membuat ia percaya bahwa ia adalah seorang yang pemalu.


6. Jadilah Role Model
Pengajaran terbaik adalah dengan memberi teladan. Apapun yang kita inginkan terhadap anak maka kitalah yang mempraktikkan secara langsung dihadapannya. Praktikkan cara bersosialisasi didepan anak. Sering tersenyum, menyapa, mengucapkan salam, ramah pada orang lain, mudah membantu, dan lain-lain.

7. Beri Cinta Tanpa Syarat
Saat harus mengoreksi kesalahannya, perjelas yang bermasalah adalah perilakunya, bukan dirinya. Misal saat dia sering memainkan kabel, perjelas bahwa orang tua melarang bukan karena tidak sayang, tapi karena yang dia lakukan akan membahayakan dirinya sendiri, tentu kita tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya.

Selective Focus Photo Of Woman Carrying Baby

Dari ketujuh strategi sederhana ini bisa jadi akan menemui perbedaan dalam pengaplikasiannya bagi setiap keluarga. Dan dari beberapa poin diatas mungkin saja akan ada yang perlu ditambahkan agar kita bisa efektif dalam melatih anak agar percaya diri.








December 12, 2018 37 comments
Midsection of Woman Making Heart Shape With Hands

Sebelum menikah, melihat segala sesuatu tentang pernikahan pengantin baru, awal menikah, bulan madu dan lain-lain tampak sangat indah dan menyenangkan. Bisa jadi memang benar, tapi tidak semua cerita akan seindah itu dalam pernikahan yang katanya seperti sedang mengarungi samudera kehidupan. Ada saja hal yang membuat pasangan suami istri ini menemukan sesuatu dalam diri pasangan yang belum tentu dapat diterima dengan baik. Perbedaan ini dan itu membuat adaptasi yang panjang diantara keduanya.

Walaupun begitu berbeda, sepasang makhluk yang berbeda ras, suku, dan kebudayaan yang menyatu dalam satu ikatan suci ini pasti menginginkan kebahagiaan, right? Apalagi ketika istri sudah menjadi ibu. Rempongnya menjadi ibu dengan si kecil yang aktif ditambah dengan sederet pekerjaan rumah yang tak ada habisnya pasti akan sangat menguras tenaga dan emosi. Sibuk dengan aktifitasnya sendiri kadang membuat dia lupa untuk memperhatikan dirinya sendiri. Sibuk membahagiakan keluarga kadang membuat dia lupa untuk membahagiakan dirinya sendiri pula.

Ketika sudah begini, lalu apa kabar dengan hubungannya dengan ayah? Kondisi  fisik yang sering kali kurang tidur dan kelelahan akan membuat emosi tidak stabil, yang akibatnya akan membuat si ibu sering uring-uringan. Si ayah bilang apa, karena emosi lagi gak stabil ditanggapi lain oleh si ibu. Hmm.. Repot juga.

Close-up of Mother and Daughter

Lalu bagiamana caranya agar komunikasi ayah dan ibu tetap lancar dan benar? Ternyata, rasa cinta dan bahagia adalah penawar dari segala lelah yang ibu rasakan. Dengan ibu merasa bahagia, selelah apapun ibu akan tetap bisa 'waras' menghadapi apa saja. Dan yang mampu memberikan rasa bahagia terbesar itu adalah Ayah.

Lalu bagaimana caranya agar si Ayah bisa memberikan penawar lelah itu? Tidak perlu harus mengajak keliling Eropa atau belanja barang satu kontainer kok, Yah. Cukup melakukan beberapa hal sederhana ini untuk bisa bikin ibu bahagia dan makin chyyntaaa sama ayah.

1. Saat Ayah Bantu Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga
Nggak usah yang ribet-ribet, membantu cuci piring juga udah bikin istri senang lho. Apalagi kalo sampe bantu jemurin cucian atau bantu mandiin anak. Istri pasti akan senang.


2. Saat Gak Takut dan Gak Malu Menggendong Anak
Selain bikin bonding ayah dan anak semakin kuat, mau membantu menggendong anak bisa membuat ibu sangat senang. Menggendong anak ketika berada di tempat umum dengan tidak malu-malu itu akan terlihat macho dihadapan istri. Apalagi kalau kebetulan memang si ibu sedang mengerjakan sesuatu dan ayah membantu mengambil alih mengasuh anak sebentar. Ayah akan jadi superhero didalam hati ibu.
Man Carrying a Baby

3. Saat Ayah Bilang : "Sini Aku Bantuin..."
Tiga kata ini efek ajaibnya hampir sama dengan pernyataan 'aku cinta kamu'. Jadi jangan ragu untuk mengucapkan kalimat ini dan bener-benar membantu ibu dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.

4. Saat Suami Jadi Ayah Yang Baik Untuk si Kecil
Ketika ayah percaya diri mengurus si kecil saat ibu sedang ada pekerjaan yang mengharuskan dia lepas sejenak dari anak-anak, maka ini saat yang pas untuk membuat istri semakin cinta. Ajak anak-anak bermain dengan gembira, bercerita, dan bersenang-senang. Istri akan merasa memiliki someone special dihidupnya dan akan merasa sangat beruntung memiliki ayah. Ayah juga bisa menciptakan quality time bersama anak. Tapi, setelah asyik bermain  jangan lupa ajak anak-anak makan. Karena hal ini yang akan ditanyakan pertama kali saat ibu pulang.

Man and Girl Running on Asphalt Road

5. Saat Ayah Tepat Janji
Ayah berjanji saat anak terbangun di tengah malam, ayah yang bangun dan menemani si kecil. Atau Ayah janji akan pulang tepat waktu, atau janji akan menyediakan waktu untuk jalan-jalan akhir pekan ini. Ketika semua janji di tepati ini akan membangun trust dan bikin istri makin cinta.

6. Saat Ayah Cerita Apa Yang Ia Rasakan
Sifat maskulin yang kuat saat dikombinasikan dengan sisi rapuh Ayah akan membuat ibu merasa dibutuhkan. Menceritakan apa yang Ayah rasakan juga akan membuat ibu merasa dipercaya.

Man Wearing White Shirt Holding Out Hand in Front of Woman in White Lace Top

Nah, bagaimana? Sudah tahu kan apa yang harus ayah lakukan agar bisa membuat ibu jatuh cinta? Yuk lakukan supaya senyum istri semakin manis, dan hubungan semakin harmonis dan romantis.

Atau ada yang punya pengalaman tentang membuat pasangan semakin sayang dan cinta? Yuk share di kolom komentar. Karena sharing is caring.



December 11, 2018 48 comments



Ada sebuah cerita yang mengingatkan kita tentang sesuatu. Begini.
Seorang Guru membuat garis sepanjang 1 meter di papan tulis, lalu berkata :
"Anak-anak, coba perpendek garis ini!"
Anak pertama maju ke depan kelas, ia menghapus 20 cm dari garis itu menjadi 80 cm.
Pak Guru mempersilakan anak ke 2.
Ia pun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal 60 cm.
Anak ke 3 dan ke 4 pun maju ke depan kelas melakukan hal yang sama, hingga garis itu tinggal 20 cm.
Terakhir, seorang anak yang BIJAK maju kedepan.
Ia tidak mengurangi garis yang sudah tinggal 20 cm, namun membuat garis baru sepanjang 120 cm, lebih panjang dari garis yang pertama.
Apa yang dilakukan anak ini sungguh diluar perkiraan. Tapi apa yang dia lakukan menunjukkan kebijaksanaan yang dalam.
Sang Guru menepuk bahunya seraya berkata, "Kamu memang bijak, Nak. Untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis lain yang lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dengan sendirinya."

Dari cerita di atas kita dapat mengambil satu pelajaran penting. Bahwa untuk menjadi yang terbaik tak perlu menjatuhkan, menyingkirkan atau menjelekkan pihak lain. Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik secara konsisten.

Hasil gambar untuk berlian permata

Biarkan waktu yang akan membuktikan kualitas kita. Seperti kiasan kalimat seperti berikut ini :
"Permata akan tetap bersinar meskipun terpendam dalam lumpur yang gelap pekat."
"Majulah Tanpa Menyingkirkan, Naiklah Tinggi Tanpa Menjatuhkan."
"Jadilah Baik Tanpa Harus Menjelekkan dan Jadilah Benar Tanpa Harus Menyalahkan Orang Lain."
Sungguh sebuah cerita yang sederhana namun sarat makna bukan? Percayalah, ada banyak hal di sekitar kita yang juga bisa ambil pelajarannya, dan bisa pula kita ajarkan kepada orang lain.



December 10, 2018 32 comments
Newer Posts
Older Posts

FANPAGE

About me

Gambar mungkin berisi: 2 orang, termasuk Asep Suryadi


Full time mother. Grateful Wife. Motivator wanna be. Blue lover. Khadijah binti Khuwailid fan.

Contact me : emjeaje@gmail.com

Follow Us

recent posts

Follower

Labels

anak ANAK INDONESIA beauty BISNIS blogcontest BLOGGER BENGKULU CHALLENGE COLLEGE COURSES CYBER daily dakwah DREAM ENGLISH entertainment financial technology finansial gadget handphone info INSPIRASI INTERNET kecantikan kehamilan KELUARGA kendaraan KESEHATAN KISAH kopi bengkulu kosmetik lifestyle lirik lagu make up MARRIAGE NULIS SEREMPAK otomotif PARENTING puisi review sedekah SELF DEVELOPMENT teknologi TIPS TRUE STORY WUJUDKAN MIMPI

Blog Archive

  • ►  2020 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2019 (25)
    • ►  September (1)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ▼  2018 (20)
    • ▼  December (4)
      • TANAH GERSANG
      • Siapkan Mental Anak Agar Menjadi Percaya Diri
      • 6 Hal Yang Akan Membuat Istri Makin Cinta
      • Jadilah Baik Tanpa Menjelekkan Orang Lain
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (6)
    • ►  July (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  October (1)

Viewer

Blogger Bengkulu

Blogger Bengkulu

Indonesian Female Blogger

Indonesian Female Blogger

Estrilook

Estrilook

Popular Posts

  • Honor 10 Lite, Smartphone Canggih dengan 5 Sensor
  • 5 Hal Yang Dibutuhkan Anak dari Ayah
  • Fatmawati : Inspirasi dari Bengkulu Untuk Indonesia
  • 8 Ide Kreatif Untuk Sedekah
  • Bukan Tentang Apa, Tapi Bagaimana Sikapmu

Pages

  • Ceritanya Ini Saya

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates