5 Hal Yang Dibutuhkan Anak dari Ayah
Salah satu peran penting ayah di dalam keluarga adalah economic provider, tapi bukan hanya itu, dalam tiga dekade terakhir banyak penelitian dilakukan oleh para ahli tentang pentingnya peran ayah dalam pendampingan tumbuh kembang anak. Hasilnya menunjukkan bahwa peran ayah sebagai
pemberi perhatian dan kasih sayang (caregiver) memberikan pengaruh
terhadap rasa kemandirian anak. Dan peran ayah sebagai konsultan dan
penasihat (advocate) berpengaruh terhadap terbentuknya rasa kompetensi
anak.
Masyaallah, hal ini baru kita ketahui akhir-akhir ini. Padahal Allah sudah menunjukkan hal ini di dalam Al Qur'an sejak lebih dari 14 abad yang lalu.
Karena hal inilah para ahli sangat menganjurkan kehadiran ayah dalam keseharian anak. Mendampingi mereka. Dan ayah tidak hanya menjadi 'mesin ATM' di dalam keluarga.
Kehadiran ayah akan sangat membekas dalam ingatannya hingga mereka dewasa, dan ini sangat baik bagi tumbuh kembangnya secara fisik dan psikis.
Tapi ada beberapa ayah yang bingung ketika bersama anak, 'mau ngapain ya?'
Nah berikut ini hal yang bisa ayah lakukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dan agar memiliki quality time saat bersama?
1. Bantu Pekerjaan Rumah
Saat anak melihat ayah dan ibunya sama-sama bekerja sama dalam mengerjakan pekerjaan rumah, ia akan mencontoh perilaku ini saat sudah besar nanti. Dia akan terbiasa dengan sikap kerjasama, dan nantinya akan dia terapkan dalam kehidupannya bersama teman-teman, rekan kerja, bahkan keluarga kecilnya nanti. Long Life Learning.
2. Main Bersama
Bukan hanya melulu perhatian dari ibu, anak juga butuh perhatian dari ayah. Berikan waktu paling tidak 15 menit sehari untuk bermain bersama mereka. Fokus bermain bersama, tanpa ada gangguan gadget. Momen seperti ini sangat berarti bagi anak. Dan ketahuilah bahwa kebersamaan orang tua dengan anak adalah warisan yang tak akan pernah terbayar dengan apapun, dan tak pernah lekang oleh waktu.
![]() |
| Sepedaan minggu pagi |
3. Memecahkan Masalah
Anak-anak melihat ayahnya adalah "super hero". Biarkan mereka melihat ayahnya memperbaiki sepeda, membetulkan mainan, dan lain-lain. Ini mengajarkan anak memecahkan masalah dan menemukan solusi.
4. Tegas Katakan Tidak
Kadang banyak ayah yang sulit bilang "tidak boleh" ke anaknya. Mungkin karena waktu ayah yang banyak digunakan untuk bekerja, maka ketika bersama anak ayah jadi ingin memanjakan anaknya.
Tapi ibu dan ayah harus kompak untuk hal yang dilarang dan yang dibolehkan dengan menjalankan program "parenteam" , agar anak tidak bingung mana yang boleh menurut ibu dan ayahnya, dan mana yang tidak. Dengan kekompakan orang tua, anak akan menghormati kesepakatan itu dan menjalankannya.
5. Menunjukkan Kasih Sayang ke Ibu
Melihat ayah dan ibunya menunjukkan kasih sayang satu sama lain, misalnya pegangan tangan, atau pelukan, akan membuat anak merasa "secure". Anak perempuan akan belajar bagaimana mereka seharusnya diperlakukan, dan anak laki-laki belajar bagaimana harus memperlakukan perempuan saat besar nanti.
Nah bagaimana ayah? Sudah menyusun rencana yang akan dilakukan saat bersama anak-anak nanti? ^^


27 comments
Seharusnya begitu, tapi kebanyakan ayah tam terlibat dalam pengasuhan terhadap anak. Itulah sebabnya kalau seminar parenting kebanyakan ibu-ibu daripada bapak-bapak. Bapaknya paling satu dua saja. Hehee ...
ReplyDeletehttp://www.bombonasam.club
http://www.borneoinlove.com
iya ya, masih jarang banget kesadaran para ayah untuk terlibat dalam pengasuhan anak, padahal kehadiran mereka penting banget bagi tumbuh kembang anak..
Delete#tak (typo Mom)
ReplyDeletePeran ayah memang begitu penting. Ayah juga wajib terlibat dalam tumbuh kembang anak agar anak memiliki kepribadian yang kuat.
ReplyDeleteYess!! Setuju sama mba wi
DeleteBanyak ayah yang belum menyadari perannya begitu dibutuhkan :(
ReplyDeleteiya ya mom, sedih sih.. tapi semoga para bapak dapat hidayah ^^
Deletesemoga makin banyak ayah yang sadar bahwa anak yang masih kecil bukan saja tanggung jawab ibu saja untuk mengurusnya
ReplyDeleteaamiin.. kebersamaan dengan ayah pasti sangat membekas dalam perjalanan hidup anak
DeleteBener ini, saya setuju bahwa Ayah harus ada waktu untuk anak2nya. Makasih mba tipsnya. Harus di bookmark nih supaya gak ilang ilmunya 😊
ReplyDeleteHarus banget mba, sediain waktu khusus bersama anak2.. bersamai tumbuh kembang, insyaallah anak2 yg tumbuh dengan didikan ayahnya akan sangat positif bagi jiwa raga ^^
DeleteWah..ini artikel harus saya tunjukan ke ayahnya anak-anak nih ..
ReplyDeleteMakasih ya mb infonya
iyess mba.. bila perlu ajak baca bersama, lalu diskusi secara heart to heart.. ^^
DeleteEmang bener, jangan cuma jadi mesin ATM yaa mbak. Ikut serta mendidik dan membangun bonding dgn buah hati. Kalo ayah anak2 sukanya ngajak naik motor keliling hehe
ReplyDelete-Mak belalang-
Itu tu udah bagus banget mba, pasti mereka akan inget sampe masa mereka dewasa, bakal cerita ke anak cucunya.. kenangan yg indah
DeletePara ayah harus baca artikelnya, nih, supaya terinspirasi.
ReplyDeleteiyess.. terinspirasi dan dapat hidayah mendidik bersama ^^
DeleteWaaah... saya simpan nich, kalau dah punya suami akan kutunjukkan
ReplyDeletehahhaha... bekal yak ^^
DeleteHahaha,,,Salbiah jadi pingin ketawa aja, ini mah suami saya bingit, anak-anak lebih enjoy maen sama ayahnya tapi untuk kebutuhan fisiknya lebih ke bundanya... cucok deh
ReplyDeletealhamdulillah ya mom ^^
DeleteSebegitu pentingnya peran seorang ayah tapi kadang mereka menganggap itu semua tugas ibu di rumah. Ya ayah cuma mesin atm. Semoga anak-anak kita dilimpahi kasih dari ayahnya. Bagus sekali mbak.. 🙂
ReplyDeleteaamiin... makasih supportnya mba muyas ^^
Deletewahhh tulisan ini bikin ide tulisan juga buat saya mb, terutama karena kami pasangan LDR, jadi memaksimalkan peran ayah ke anak-anak ini PR banget awalnya, tapi ternyata ada seni yang bisa dipelajari dari hal ini, nanti lanjuttt panjang di postingan blog ajaaah, hehehe
ReplyDeleteyeaayy... aku tunggu tulisannya ^^
Deletekangen ayah..
ReplyDeletesemoga Allah melimpahkan rahmat dan kasih sayangNya untuk ayah ya mba ^^
DeleteTerima kasih sudah berkunjung ^^,
meninggalkan jejak yang baik akan membuat yang ditinggalkan menjadi lebih baik